Landak
MAKAM Juang Mandor merupakan bukti sejarah tragedi kekejaman masa penjajan Jepang. Tidak heran atas kekejaman ini, hampir satu generasi orang-orang pintar di Kalimantan Barat ini hilang. Yang dibunuh dimasukan dalam 10 makan itu puluhan ribu orang dari berbagai kerajaan, cendikiawan, dan masyarakat yang berpengaruh baik dari etnis Melayu, Dayak, dan Cina dari seluruh daerah Kalimantan Barat. Mereka dibawa dan dibunuh dengan cara kepala ditutup dengan karung lalu dipengal dan dimasukan ke dalam lobang kuburan/kuburan masal sebanyak 10 lubang kuburan.
Makam juang Mandor merupakan akibat terjadinya peristiwa pembunuhan massal pada 28 Juni 1944 oleh penjajahan Jepang. Menurut catatan sejarah sebanyak 21.037 korban pembunuhan tersebut dimakamkan di 10 makam ini.











